AI dan Peran Guru: Siapa yang Membentuk Cara Berpikir Siswa di Era Jawaban Instan?

Mini Workshop bertajuk “AI dan Peran Guru: Siapa yang Membentuk Cara Berpikir Siswa di Era Jawaban Instan?” yang diselenggarakan oleh Kanaka Foundation telah berlangsung dengan baik. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak dan Ibu Guru dari delapan Sekolah Dasar di Gugus 6 Kecamatan Kuta Selatan, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

Dalam workshop ini, para peserta diajak untuk merefleksikan kembali peran guru di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Salah satu insight utama yang muncul adalah bahwa AI bukanlah ancaman yang akan menggantikan guru. Sebaliknya, kehadiran AI justru menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pendidik untuk merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual bagi siswa.

Diskusi juga menekankan bahwa pendekatan yang tepat bukanlah dengan melarang penggunaan AI di lingkungan belajar. Yang lebih penting adalah bagaimana guru mampu mengarahkan dan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses pembelajaran secara bijak. Dengan begitu, siswa tidak hanya menjadi penerima jawaban instan, tetapi tetap dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat semakin siap menghadapi perubahan zaman, serta terus menjadi sosok kunci dalam membentuk cara berpikir dan karakter siswa di era digital.

Ingin guru di sekolah Anda juga siap menghadapi era AI?
Yuk, kolaborasi bersama kami!